Tampilkan postingan dengan label orang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label orang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Desember 2013

4 Orang yang Mengaku Pernah Naik Mesin Waktu

Pergi melintasi waktu ke masa depan atau masa lalu menjadi impian setiap orang. Siapa yang tak mau merubah kegagalan di masa kini bila dapat mencegahnya di masa lalu? Atau, seperti apa kondisi dunia di masa depan?

Berbagai film fiksi ilmiah pun banyak yang mengangkat mimpi manusia ini. Contohnya saja Back to The Future dan Terminator yang begitu dikenal. Pertanyaannya, apakah mungkin manusia melakukan perjalanan melintasi waktu? 4 orang di bawah ini mengaku pernah melakukannya.
 
1. Andrew D. Basiago

 Basiago adalah seorang pengacara yang juga anggota MENSA. Ia mengklaim dirinya pernah pergi dengan mesin waktu. Menurutnya, di tahun 60-an dan 70-an pihak militer Amerika Serikat membuat proyek rahasia "Project Pegasus". Dan Basiago terpilih untuk pergi menjelajahi waktu dalam mesin yang telah dibuat.

Petualangan Basiago sampai ke masa 1 juta SM melihat kehidupan dinosaurus. Lalu pergi ke tahun 2045 mengambil mikrofilm penting. Ia juga mengaku pernah menjemput Barack Obama saat masih sekolah.

Semua terdengar seperti kisah fiksi menggelikan. Anehnya, dalam salah satu perjalanan waktu Basiago mengaku pernah ke masa awal Amerika dan bertemu Abraham Lincoln terkait dengan alamat Gettysburg. Bukti tersebut ia rekam dengan kamera. Coba lihat pada foto berikut ini.





2. William Stillings

 Bila ada Batman, pasti ada Robin. Nah, peran William Stillings bisa dibilang sebagai Robin bagi Andrew Basiago.

Stillings mengaku bersama Basiago terdaftar dalam program DARPAdi tahun 80-an. Mereka berdua lalu dikirim ke Planet Mars dengan mesin khusus yang bisa melompat begitu cepat. Mudahnya, kamu sudah menonton film Jumper? Begitulah kira-kira, pergi ke tempat lain dalam sekejap mata.

Pengakuan Stillings mengemuka bulan September 2011 silam. Menurutnya, setelah tiga puluh tahun berlalu ia dan Basiago melakukan reuni dan saling berbagi kenangan saat melintasi waktu bersama-sama.

Rupanya tak cuma mereka berdua yang pernah pergi ke Mars. Masih ada 100 ribu orang lainnya yang ikut program DARPA. Masalahnya, CIA menggunakan obat-obatan tertentu yang bisa menghapus memori mereka. Wah, jadi mirip film Men In Black...



3. John Titor

 Awal tahun 2000 dunia internet gempar oleh pengakuan John Titor yang mengaku datang dari masa depan. Menurut Titor, ia seorang tentara Amerika dari tahun 2036 yang kembali masa sekarang untuk mengambil komputer IBM lama karena harus men-debug programnya agar tak menjadi masalah di masa depan.

Titor mengatakan di tahun 2015 nanti akan terjadi Perang Dunia III. Rusia akan meluncurkan serangan nuklir terhadap Amerika, Cina dan Eropa. Ia juga sempat memperingatkan akan terjadi perang sipil di Amerika tahun 2008 seperti yang pernah terjadi dulu. Nyatanya, ucapan Titor tak terbukti.



4. James Burda

 Sebelum membahas James Burda, kita perlu ketahui dulu tentang chiropractor. Yakni termasuk dalam pengobatan alternatif, yang mana berkonsentrasi masalah penyembuhan dengan terapi pada tulang belakang, persendian, dan jaringan lunak.
Kembali pada kisah James Burda, ia mengaku memiliki keahlian chiropactor dan dapat menyembuhkan segala penyakit dengan kekuatan yang diperolehnya: dari perjalanan waktu.
Burda tidak hanya bisa menyembuhkan penyakit seseorang, lebih jauh ia bisa melihat ke saat sang pasien mengalami penyebab cedera. Dengan cara ini, Burda bisa memilih metode terbaik guna kesembuhan si pasien. Bukan itu saja, ia pun bisa menyembuhkan pasien dari jarak jauh tanpa perlu bertemu.
Pengakuan Burda ditentang oleh Dewan Chiropactors di Ohio, dan ijin prakteknya pun dicabut. Meskipun ada klaim bahwa sembilan dari sepuluh pasien puas dengan pelayanannya. 
sumber

Senin, 16 Desember 2013

Tahi Bintang Mencederakan Lebih 500 Orang

pix_topright

myMetro 16 Feb 2013

Seorang saksi mengumpamakannya seperti satu babak dalam filem Armageddon.

Tahi bintang itu dipercayai terhempas dalam sebuah tasik berhampiran Chebarkul, sebuah bandar di wilayah Chelyabinsk.
Bandar Chelyabinsk, 1,440 kilometer ke timur Moscow dan berhampiran sempadan Kazakhstan adalah yang paling teruk terjejas.

Lebih 500 orang mendapatkan rawatan perubatan selepas kejadian, termasuk 80 kanak-kanak sementara 112 dimasukkan ke hospital.

Sebahagian besar mangsa mengalami kecederaan di muka akibat terkena serpihan kaca.
Bagaimanapun, setakat ini tidak ada laporan mengenai kematian atau ada orang yang terkena serpihan tahi bintang itu.

Anggota tentera menemui tiga sisa tahi bintang berkenaan, dua di kawasan berhampiran Tasik Chebarkul, barat Chelvabinsk sementara yang ketiga dijumpai berhampiran bandar Zlatoust yang terletak 80 kilometer dari Chebarkul.
Satu daripada serpihan tahi bintang itu yang jatuh di Chebarkul menyebabkan lubang selebar enam diameter.

Menurut laporan yang tidak dapat disahkan dalam Russia Today, tahi bintang itu dipintas oleh pertahanan udara negara itu.

Akademi Sains Russia menganggarkan tahi bintang itu seberat 10 tan. Menurutnya, ia memasuki atmosfera bumi dengan kelajuan 54,000 kilometer sejam dan berkecai kira-kira 30 hingga 50 kilometer dari bumi.