Tampilkan postingan dengan label akar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akar. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Februari 2014

Jembatan Akar Terunik Di Dunia

Jembatan merupakan salah satu tinjauan rekayasa infrastruktur untuk mempermudah transportasi manusia. Jembatan-jembatan dibangun di lokasi di atas sungai, lembah, atau laut yang memisahkannya. Tetapi, di suatu tempat di dunia ini, jembatan-jembatan yang menghubungkan sungai-sungai itu tidak dibangun, melainkan hidup dan tumbuh!

 
1. Jembatan Akar di India
Di kedalaman India sebelah tenggara, di salah satu lokasi paling basah di muka bumi, jembatan-jembatan dibuat dengan cara yang sangat aneh dan unik.


Tumbuh dari akar-akar pohon karet, orang-orang Khasis di Cherrapunjee menggunakan batang pohon pinang, membelahnya dan mengeluarkan isinya untuk membuat apa yang disebut "penunjuk akar". Saat dibentangkan dan mencapai sisi pinggir sungai lainnya, mereka mulai menyatukannya dengan akar-akar dari tanah. Dengan berjalannya waktu, jembatan yang kokoh dan hidup mulai terbentuk.


Jembatan-jembatan akar itu beberapa di anatarnya mencapai 30 meter, membutuhkan waktu 10 hingga 15 tahun untuk bisa difungsikan penuh, dan menjadikannya sangat kokoh. Beberapa sanggup menahan beban hingga 50 orang sekaligus.


Salah satu struktur yang paling unik di Cherrapunjee dikenal dengan sebutan "Umshiang Double-Decker Root Bridge." Terdiri dari dua lapis jembatan, di atas dan dibawahnya.


Karena jembatan-jembatan ini hidup dan masih terus tumbuh, membuatnya semakin kokoh saja. Beberapa jembatan akar yang tua sudah digunakan tiap hari oleh orang-orang desa di sekitar Cherrapunjee sejak lebih dari 500 tahun yang lalu.
 

2. Jembatan Tanaman Merambat di Lembah Iya, Jepang


Salah satu dari tiga lembah-lembah "tersembunyi", di Jepang, West Iya merupakan tempatnya ngarai berkabut, sungai bersih, dan atap-atap jerami atau daun, seperti menggambarkan Jepang berabad yang lalu. Untuk menyeberangi sungai Iya yang mengalir di sepanjang lereng lembah, para perampok, para kstria, dan pengungsi membuat sebuah jembatan khusus yang dibuat dari tanaman merambat.


Di bawah ini adalah gambar dari satu jembatan dari tanaman merambat pada tahun 1880:

Pertama, dua tanaman Wisteria - salah satu tanaman merambat paling kokoh - ditanam hingga sangat panjang dari kedua sisi sungai. Saat tanaman itu mencapai panjang yang cukup, lalu dianyam bersama papan untuk membuat suatu rekayasa botani yang hidup, lunak tapi sangat kokoh.


Jembatan-jembatan itu tidak punya sisi-sisi, dan sebuah sumber sejarah orang Jepang menunjukkan bahwa jembatan tanaman ini tidak stabil, dan yang mencoba menyeberanginya pertama kali seringkali membeku di tempat, tidak mampu melanjutkan lebih jauh lagi.

Tiga dari jembatan-jembatan itu masih ada di lembah Iya. Meski beberapa (tidak semua) jembatan-jembatan itu diperkuat dengan kabel dan lajur sisi-sisi, tetap saja menakutkan untuk diseberangi. Panjangnya lebih dari 42 meter, dengan papan yang dipasang setiap 6 hingga 8 inci, dan faktanya satu jatuh ke air dari 4,5 cerita, membuatnya tidak cocok buat pengidap acrophobia (takut ketinggian).


Beberapa orang percaya jembatan-jembatan tanaman merambat yang masih ada itu pertama kali dibuat pada abad 12, yang menjadikannya beberapa di antara contoh-contoh arsitektur hidup tertua di dunia.


 
 
 
3. Jembatan Akar di Sumatera Barat
Inilah dia objek wisata andalan Kabupaten Pesisir Selatan yang merupakan salah satu jembatan yang terunik di dunia.jembatan yang kuat dan menjadi penghubung dua daerah antara Jorong (Dusun) Puluik-Puluik dan Lubuak Silau, Desa Lubuak Silau, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat.


Dari informasi yang bertinjauan dirangkum salah seorang tokoh masyarakat sekaligus ketua pemuda Pulik-puluik, Herman Datuak Rajo Bandaro, jembatan tersebut dibuat karena seorang ulama yang bernama Pakih Sokan kasihan melihat murid-murid mengajinya dari Pulik-puluik sering tidak datang karena aliran batang bayang kerap meluap.


Pada tahun 1916 Pakih Pohan menanam dua batang jawi-jawi (sejenis pohon beringin yang berdaun lebar), pohon jawi-jawi tersebut ditanam di dua lokasi satu di daerah Pulik-puluik dan satu lagi di daerah Lubuak Silau yang dipisahkan dengan batang bayang. Lalu akarnya yang bergantungan dijalin di batang bambu yang dijadikan jembatan sebagai tulang jembatan akar. Setelah 3 tahun lamanya akar dua pohon jawi-jawi tersebut bertaut namun belum bisa dilalui.

Kemudian Pakih Pohan mengadakan acara mandabiah kambing (potong kambing) dan mandarai aka (memberikan darah pada akar yang bertaut tersebut). "Ini sebagai tanda syukuran bahwa akar jawi-jawi yang dihubungkan sudah bertaut, sebagai tanda akan terjadi pertautan kembali," tambah Herman.


Untuk menjadikan sebuah jembatan yang bisa dilalui membutuhkan waktu selama 20 tahun maka jembatan tersebut bisa ditempuh warga Puluik-puluik yang hendak mau ke Lubuak Silau.


Sampai sekarang jembatan tersebut berukuran panjang 30 meter dan lebar 1 meter dengan ketinggian dari permukaan batang bayang sekitar 10 meter dan saat ini umur jembatan tersebut sudah 93 tahun dan masih bisa dilalui warga dari daerah Pulik-puluik sebanyak 25 kepala keluarga begitu juga warga yang hendak kedaerah Pulik-puluik.
 
 
sumber

Kamis, 21 November 2013

Manfaat Dan Khasiat Daun Pepaya Bunga Biji Akar Pohon Pepaya

Pepaya (Carica papaya), Betik, adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika selatan. Dan saat ini telah menyebar luas juga telah banyak di tanam di seluruh daerah tropis untuk makan buahnya. Carica papayaadalah Satu-satunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda, Papaya,yang pada giliranya juga mengambil dari nama bahasa Arawak, Papaya dalam bahasa Jawa di sebut adalah Kates, Dan dalam bahasa Sunda adalah Kates.

Manfaat buah pepaya dagingnya, Baik ketika muda maupun telah masak. daging buah muda di masak sebagai sayuran, Dan daging buah yang masak di makan segar atau sebagai campuran koktail buah. Daun pepaya juga dimanfaatkan sebagai sayuran dan pelunak daging, Dan pepaya muda dimakan sebagai lalap (Setelah dilayukan dengan air panas) atau dijadikan pembungkus buntil, Oleh orang manado. Bunga pepaya yang diurap menjadi sayuran yang dapat di makan. Getah pepaya juga dapat di temukan di batang, daun, dan buah, Yang mengandung enzim papain, Semacam protease, Yang bisa melunakkan daging dan mengubah konformasi protein lainya. Papain telah di produksi secara massal dan menjadi komoditas dagang.

Untuk memproduksi papain, Bahan baku yang perlu di persiapkan adalah getah pepaya, Sementara bahan penolongnya berupa air dan sulfit. Air digunakan sebagai pengencer getah pepaya tersebut. Sedangkan sulfit digunakan sebagai pelarut bahan kimia.

Pengambilan getah buah pepaya dilakukan pada buah yang telah berumur (2.5-3 bulan), Buah yang sedang dalam masa penyadapan haruslah tetap tergantung pada batang pokoknya. Penyadap dilakukan sampai 7 kali dengan interval penyadapan empat hari, maka waktu yang diperlukan untuk penyadapan adalah sekitar (28 hari). Waktu yang tetap untuk menyadap adalah diwaktu pagi hari sebelum matahari terbit, Atau pada sore hari sebelum matahari terbenam.

Manfaat Dan Khasiat Daun, Bunga, Biji, Akar, Pohon, Pepaya


Pepaya memiliki nama latin carica papaya L dan termasuk dalam keluarga caricaceae. Tanaman ini dimanfaatkan buahnya untuk dikomsumsi karena sifatnya yang manis dan sangat menyegarkan. Selain banyak mengandung air, buah pepaya juga kaya akan vitamin C. Bagian bunga, daun pepaya muda juga sering dimanfaatkan sebagai lalap sayuran makan nasi dan sambal.

Selain dapat komsumsi, Beberapa bagian pohon pepaya juga dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Dan hampir semua bagian dari pohon pepaya tersebut dapat digunakan sebagai obat, Seperti, Daun, bunga, biji, akar, getah, dan kulit. Dalam tanaman pepaya terkandung enzim papain yang berfungsi untuk melancarkan pencernaan. Selain terkandung enzim papain, dalam pepaya juga terkandung sifat antiseptik, Dimana kandungan tersebut berfungsi untuk mencegah perkembangbiakan Bakteri-bakteri jahat yang hidup di usus kita. Tentu tak heran, pepaya akan menjadi buah yang paling direkomendasikan untuk mengatasi masalah pencernaan.

Beberapa senyawa yang diketahui terdapat didalam daun pepaya antara lain, (Enzim papain, alkaloid karpaina, pseudo-karpaina, glikosid, karposid, sakarosa, dekstrosa, levulosa, alkaloid karpaina) yang mempunyai efek seperti digitalis. Sementara, Buahnya mengandung (B-Karotene, pectin, d-galaktosa, 1-arabinosa, papain, papayotimin papain, fitokinase). Berikut di bawah ini Manfaat Daun, Bunga, Biji, Akar, Pohon, Pepaya.

Manfaat Dan Khasiat Daun Pepaya

1. Melunakkan Daging : Apabila anda memasak daging sebaiknya gunakan daun pepaya, Daging yang anda masak akan menjadi empuk dan enak jika di makan. Caranya : Hancurkan daun pepaya yang masih basah dan campurkan kedalam daging yang telah di Iris-iris,Tetapi jangan terlalu banyak, Karena rasa pahit dari daun pepaya dapat membuat daging menjadi tidak enak dimakan.

2. Menambah Nafsu Makan : Tidak sulit membuat ramuan penambah nafsu makan, sediakan daun pepaya segar seukuran telapak tangan, sedikit garam, dan air hangat setengah cangkir, campur semua bahan, Kemudian ditumbuk/diblender. jika selesai disaring untuk diambil airnya lalu minum. ramuan daun pepaya tersebut aman, bahkan untuk Anak-anak sekalipun.

3. Mencegah Kanker : Dari beberapa penelitian dijelaskan, Batang dan daun pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (White milky latex) yang berpeluang dikembangkan sebagai anti kanker, sebagai mana di kutip dari journal Society of biology. Getah pepaya ini otomatis didapatkan pada saat kita mengkomsumsi daun pepaya, Bisa dimasak dengan cara apapun.

4. Menghilaangkan Jerawat : Ternyata daun pepaya juga dapat di pakai untuk mengatasi jerawat, Caranya : Ambil 2-3 lembar daun pepaya tua, di jemur sebentar dan tumbuh hingga halus, Kemudian tambahkan 1 setengah sendok air, lalu oleskan ramuan tersebut pada bagian wajah yang berjerawat seperti memakai masker. Biarkan beberapa saat, Dan bilas dengan air hangat kuku.

5. Mengontrol Tekanan Darah : Mengontrol tekanan darah, Caranya : Ambil 5 lembar daun pepaya,Dan rebus dengan setengah liter air, Di rebus terus hingga tinggal air rebusan tinggal tiga perempatnya. Dinginkan sebelum diminum, Jika perlu tambahkan gula merah atau madu agar terasa lebih manis.

6. Mengobati Nyeri Haid : Buat anda para wanita yang mengalami nyeri pada saat haid, ada baiknya anda mencoba resep tradisional dari daun pepaya tersebut. Caranya : Ambil 1 lembar daun pepaya, asam jawa dan garam secukupnya, di rebus dengan segelas air hingga masak, Dan dinginkan sebelum di minum.

7. Mengobati Demam Berdarah : Untuk penderita demam berdarah, Atau yang sedang mengalami gejala demam berdarah sangat disarankan untuk mengkomsumsi daun pepaya ini, Karena daun pepaya memiliki kandungan yang dapat mengobati dan menetralkan gejala demam berdarah yang di sebabkan oleh Nyamuk. Caranya : Campur 5 lembar daun pepaya, temulawak, meniran secukupnya, dan gula merah. Rebus hingga masak, jika telah masak, dinginkan sebelum di minum.

8. Melancarkan Pencernaan : Memakan daun pepaya yang telah direbus baik di makan tampa makanan pendamping lainya dapat membantu memperlancar pencernaan. Hal ini di karenakan didalam daun pepaya terdapat zat karpain, Yaitu sejenis kandungan kimia yang dapat membunuh mikroorganisme jahat yang mengganggu pencernaan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya di makan rutindaun pepaya, direbus setiap hari selama beberapa hari.

Manfaat Biji Buah Pepaya 

Jangan menyepelekan manfaat biji dari buah pepaya tersebut, Selain bisa di jadikan bibit untuk di tanam kembali juga bisa dijadikan obat yang sangat berkhasiat seperti berikut di bawah ini.

1. Biji Pepaya Sebagai Antibakteri : Penelitian telah melakukan dan menemukan bahwa biji pepaya ternyata efektif membasmi E. coli, Salmonella, dan infeksi Staph.

2. Melindungi Ginjal : Penelitian telah menyatakan bahwa dari ekstrak biji pepaya dapat melindungi ginjal dari racun-diinduksi gagal ginjal.

3. Menghilangkan Parasit Di Usus : Banyak bukti bahwa biji pepaya membasmi parasit usus. Dalam sebuah penelitian yang di lakukan pada Anak-anak di Negeria dengan prasit usus, 76,7% dari Anak-anak bebas parasit setelah 7 hari pengobatan dengan biji pepaya dibandingkan dengan hanya 16,7% dari Anak-anak yang menerima plasebo.

4. Menetralisir Racun Dalam Hati : Dalam pengobatan di negri cina, Di yakini kalau sesendok teh biji pepaya dapat membantu detoksifikasi hati. Biji pepaya juga sering direkomendasikan oleh para dokter secara alami dalam pengobatan pada sirosis hati.

5. Mengobati Cacingan : Penyakit yang memalukan ini, juga sangat baik di basmi dengan biji pepaya, Bahkan sangat ampuh. Peringatan : Bagi ibu yang sedang hamil jangan Sekali-kali mengkomsumsi biji pepaya sebagai obat, Karena akan meningkatkan resiko (Keguguran).

Manfaat Akar Pepaya  

Bagian akar dari pohon pepaya juga memiliki khasiat yang tidak sedikit manfaatnya untuk kesehatan. Berikut di bawah ini beberapa manfaat akar pepaya yang perlu kita ketahui.

1. Kesehatan Ginjal : Yang paling banyak dikenal dari manfaat akar pepaya tersebut adalah khasiat sebagai obat untuk penyakit ginjal, baik yang telah terkena maupun untuk menghindari penyakit ginjal, Caranya : Rebus 3 potong akar pepaya bersama 1 liter air, Kemudian campur dengan madu untuk meminumnya.

2. Mengobati Cacingan : Selain dari itu, seperti pada manfaat biji pepaya yang diatas, akar pepaya juga baik untuk mengobati penyakit cacingan, Caranya : Ambil satu jari akar pepaya dan 1 siung bawang putih, Kemudian direbus dalam 100 ml air, Setelah mendidih, angkat dan dinginkan, Di minum 2 kali sehari.

3. Mengatasi Gangguan Saluran Kencing : Caranya : Ambil 3 potong akar pepaya, Dan rebus dengan 1 liter air hingga mendidih, Lalu saring. Diminum 1/2 gelas, 1 kali sehari.

4. Untuk Mengobati Rematik : Haluskan 30 gram akar pepaya, Dan 20 gram daun jeruk nipis, 15 gram sambiloto segar, 20 gram daun ketepeng cina, 30 gram daun sirih segar, dan 5 buah cabai rawit. Rendam campuran dalam alkohol 75% selama 7 hari, Kemudian peras dan saring. Gunakan airnya Untuk menggosok dan mengurut pada bagian yang sakit, Lakukan 2-3 kali sehari.

Manfaat Bunga Pohon Pepaya

Sebenarnya manfaat bunga pohon pepaya ini sama saja dengan daunya, Tetapi masih tetap berbeda, Hanya saja belum ketemu jawabanya, Nah sekarang ada info resep tumis bunga pepaya saja. Caranya sama dengan menumis sayuran pada umumnya, Silahkan di catat sebagai berikut di bawah ini :

1. 250 g bunga pepaya, bersihkan.
2. 2 sdm minyak sayur.
3. 5 siung bawang merah, di iris tipis.
4. 2 siung bawang putih, di iris tipis.
5. 1 batang daun bawang, potong 3 cm.
6. 2 buah cabai merah, iris serong tipis.
7. 2 buah cabai hijau, di iris tipis.
8. 4 buah cabai rawit merah, di iris serong.
9. 1 lembar daun pandan muda, di iris kasar.
10. 50 g teri nasi tawar goreng.
11. 1 buah jagung manis, serut bijinya.
12. 30 lembar daun kemangi.
13. 1/2 sdt merica bubuk.
14. 1 sdt garam.
15 Manfaat pepaya : Daun, Bunga, Biji, Akar, Getah, Dan kulit Pepaya.

Sekian terimakasih karena anda telah menyimak dan membaca artikel Manfaat Daun, Bunga, Biji, Akar, Pohon, Pepaya Tersebut, semoga banyak manfaatnya untuk anda tentunya pengunjung saya http://blogspot.com/2013/10/manfaat-dan-khasiat-daun-bunga-biji.html