Tampilkan postingan dengan label sendiri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sendiri. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Februari 2014

Berbicara Kepada Diri Sendiri Baik Untuk Otak

wanita
Sketsa wanita berbicara

Studi sebelumnya menemukan bahwa membaca sangat baik untuk meningkatkan kinerja otak, studi lain menemukan bahwa menulis dengan tangan lebih mudah untuk mengingat kata atau kalimat daripada mengetik menggunakan komputer.

Pada saat yang sama secara aktif membaca dan menulis teks dapat memperlambat penurunan kemampuan mental dibandingkan dengan orang tidak membaca dari waktu ke waktu.

Banyak dari kita sering berbicara kepada diri sendiri, mengingat itu sebagai kebiasaan cukup bodoh dan bahkan dianggap sebagai penyimpangan. Namum kini penelitian terbaru membantah kebiasaan tersebut dan bahkan menganjurkan kita untuk berbicara kepada diri sendiri untuk membantu keberfungsian otak.

Para ilmuwan dari Amerika Serikat memiliki pendapat yang berbeda tentang masalah kebiasaan berbicara kepad diri sendiri tersebut. Percobaan-percobaan mereka menegaskan bahwa berbicara kepada diri sendiri adalah normal, tetapi juga positif mempengaruhi fungsi otak.

Dalam sebuah percobaan relawan pertama di minta untuk menemukan barang yang hilang.  Dalam percobaan ini relawan di wajibkan untuk berbicara kepada diri sendiri. Dan relawan kedua dalam percobaan diminta untuk tetap diam selama pencarian barang hilang.

Studi ini menemukan bahwa relawan pertama lebih cepat menyelesaikan tugas.  Fenomena ini  menurut ilmuwan bahwa itu sangat mempercepat persepsi dan berpikir, sehingga otak membantu untuk menemukan solusi yang tepat. Sedangkan relawan kedua mengalami kebuntuan.

Selasa, 24 Desember 2013

Pemuda Ini Kerjakan Ibunya Sendiri

 Untuk merayakan momen April Fools banyak sekali kejadian anehdan unik yang akan kita temui. Dan ini terjadi pada sebuah keluarga. Dimana seorang pemuda bernama Vitaly sengaja mengerjai ibunya sendiri. Setelah memasang kamera di tempat tersembunyi, Vitaly mengungkapkan pada ibunya bahwa ia memerlukan wang.


 sumber

Senin, 23 Desember 2013

Misteri Rakaman CCTV Kereta Berjalan Sendiri

1 Okt 2013
 
 foto: Getty Images
Chicago, - Para penyiasat Chicago, Amerika Syarikat dihadapkan pada tugas yang sukar untuk memastikan bagaimana sebuah kereta tanpa pemandu boleh jalan cedera.

Juru Cakap Otoriti Transit Chicago, Lambrini Lukidis mengatakan seperti dilansir Fox News, Selasa (1/10/2013), rakaman CCTV di lokasi menunjukkan tak ada orang yang memandu kereta kosong tersebut,ketika melanggar kereta penumpang lainnya pada Isnin, 30 September pagi waktu setempat.

Dikatakan Lukidis, video tersebut telah diserahkan ke Dewan Keselamatan Transportasi Nasional, yang bertugas menyiasat insiden misteri   itu.

Kereta kosong tersebut melanggar kereta penumpang yang sedang berhenti di stesyen Harlem, Blue Line di Forest Park. Forest Park berjarak sekitar 10 batu sebelah barat pusat kota Chicago.

"Kami sedang berhenti di Harlem dan tiba-tiba kami mendengar suara dentuman kuat dan semua orang mulai terlempar dari kerusi-kerusi mereka," kata seorang penumpang bernama Lyneisha Fields.

Penyebab kecelakaan ini masih misteri . Otoriti setempat merasa aneh dengan insiden ini, terutama bagaimana boleh sebuah kereta yang seharusnya diam di tempat, boleh bergerak tanpa ada yang mengawalkannya.

"Pertanyaan sulitnya adalah bagaimana ini terjadi," kata Robet Kelly, ketua syarikat pekerja Otoriti Transit Chicago (CTA). "Ini membingungkan semua orang," imbuhnya.

Datukbandar Forest Park Anthony Calderone menuturkan,mangsa yang cedera  mencapai 48 orang. Beberapa orang telah dikejarkan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat  rawatan medis. Namun beberapa lainnya menolak dibawa ke rumah sakit dan hanya menjalani  rawatan di lokasi kejadian.

detikNews

Sabtu, 21 Desember 2013

Remaja Terdetik Bunuh Ibu Sendiri

Bunuh Ibu Sendiri 

Bukit Beruntung – “Saya ada terdetik untuk membunuh ibu saya. Malah kerana marah apabila dikejutkan dari tidur, saya membaling kipas meja ke arah ibu, menyebabkan dia menerima tujuh jahitan di leher,” kata remaja perempuan yang menagih syabu dan mahu dikenali sebagai Rafidah, 18.

Dia yang mengambil dadah sejak berusia 13 tahun berkata, akibat ketagihan syabu dia lebih cepat marah, sensitif dan adakalanya banyak bercakap, termasuk perkara yang mengarut dan langsung tiada kaitan dengan kehidupannya sebagai pelajar.

Lebih malang lagi, akibat pergaulan bebas bersama rakan-rakan lain, dia terlanjur melakukan hubungan seks dengan teman lelaki dan mengandung anak luar nikah ketika rakan seusia lain tekun belajar untuk menduduki Sijil Pelajaran Malaysia (SPM).

Namun, mungkin juga akibat kesan syabu yang sudah merosakkan saraf otaknya, Rafidah langsung tidak berasa sayang atau bercita-cita untuk memelihara anaknya.

“Saya langsung tidak rasa hendak pelihara anak saya yang kini dijaga keluarga angkat. Hidup saya sekarang biasa saja. Biarlah dia tinggal dengan keluarganya,” katanya selamba. – myMetro Online